Manchester City

Manchester City Menghentikan Pemburuan Lionel Messi, Dan Ini Alasannya

Manchester City Menghentikan Pemburuan Lionel Messi, Dan Ini Alasannya

Lionel Messi kayaknya tak akan bergabung bersama dengan Manchester City di musim depan. Semra Hunter, Mengatakan bahwa Manchester City sudah mengakhiri pemburuan mereka terhadap Lionel messi.

Lionel Messi sempat berniat hengkang dari Barcelona di musim panas. Manchester City kemudian menjadi klub yang berada di depan yang dapat menggaet Lionel Messi.

Tetapi, Lionel Messi di akhirnya batal untuk meninggalkan Barcelona. Lionel Messi memutuskan untuk bertahan di Barcelona di musim ini.

Walaupun Begitu, Lionel Messi berpeluang untuk meninggalkan Barcelona di akhir tahun ini. Pasalnya, kontrak Lionel Messi berada di Barcelona akan habis di 30 Juni 2021.

Manchester City masih ingin memburu Lionel Messi di tahun depan. Terlebih klub yang berada di Etihad Stadium ini baru saja mempertahankan kontrak Josep Guardiola.

  • Manchester City Berhenti Untuk Mengejar Lionel Messi
    Tetapi, Lionel Messi sepertinya tak akan bermain pada Premier League di musim depan. Katanya menyebutkan kalau The Citizens mengudahkan ketertarikannya buat mendatangkan Lionel messi.

    “Saya sudah mendapatkan informasi dari orang yang dekat bersama situasi ini, kalau Manchester City tak akan mengajukan tawaran buat Lionel Messi,” dikatakan Huntet.

    “Berdasarkan Info yang saya dengarkan, hingga hari ini, pintu ini ditutup.”

  • Alasan Manchester City
    Hunter Juga membeberkan 2 alasan yang sudah membuat Manchester City tak lagi berminat untuk membeli Lionel Messi. 2 alasannya yang di maksud merupakan umur Lionel Messi serta faktor finansial.

    Lionel Messi saat ini sudah memasuki usia 33 tahun. Selain itu, Lionel Messi juga mendapatkan gaji hingga 100 juta euro per tahunnya.

    “Mereka mempunyai dua alasan buat hal ini yaitu finansial dan usia,” kata Hunter.

    “Bicara tentang umur, Lionel Messi sedang menuju tahun-tahun yang senja di dalam karirnya dan kalian akan membawa Lionel Messi yang berbeda dari yang sebelumnya kalian lihat hingga 17 tahun terakhir dengan Barcelona. Bahkan Lionel Messi sendiri sudah mengatakan kalau dia semakin dengan pensiun.

    “Itu berjalan seiringnya keuangan karena meskipun Lionel Messi dapat bergabung secara free, gaji Lionel Messi sangatlah tinggi dia berpenghasilan hingga 100 juta euro di setiap tahunnya. Ini akan jadi beban untuk keuangan buat klub, yaitu di tengah pandemi global ini.”

Tim Inggris Kembali Dominasi Liga Champions?

Tim Inggris Kembali Dominasi Liga Champions?

Dari tiga negara yang memiliki empat wakil di ajang Liga Champions 2019-2020, sejauh ini hanya Inggris yang telah memastikan keempat timnya melaju ke babak 16 besar. Hasil ini seakan menunjukkan bahwa klub Premier League akan kembali melanjutkan dominasi mereka di ajang paling bergengsi di daratan Eropa tersebut seperti musim lalu.

Musim ini keempat tim yang mewakili Premier League berlaga di ajang Liga Champions adalah Manchester City, Liverpool, Tottenham Hotspur, serta Chelsea.

The Citizens dan The Reds berhasil menyegel satu tiket ke babak knockout dengan status sebagai juara grup, sementara Spurs dan Chelsea sukses melangkah ke babak selanjutnya dengan status sebagai runner-up. Meski memiliki dua tim berstatus sebagai juara grup dan dua tim berstatus sebagai runner-up, namun tim-tim Inggris tersebut belum akan saling jegal di babak 16 besar nanti. Pasalnya, aturan EUFA memang tidak mengizinkan adanya bentrok tim dari negara yang sama di babak 16 besar.

Jadi tim-tim Inggris paling cepat baru akan saling berhadapan ketika memasuki babak perempatfinal. Hal itu yang juga terjadi musim lalu ketika City terundi untuk berhadapan dengan Spurs musim lalu. Saat ini yang menjadi pertanyaan adalah seberapa besar kans yang dimiliki oleh tim-tim asal Inggris untuk bisa terus melaju hingga ke partai puncak seperti apa yang dilakukan oleh Spurs dan juga Liverpool musim lalu dengan menciptakan All England Final.

Meski Liga Champions diikuti oleh tim-tim besar Eropa lainnya, namun jika melihat performa yang ditunjukkan oleh City dan Liverpool selama beberapa musim terakhir baik di ajang domestik maupun di ajang Liga Champions, maka dominasi Inggris snagat mungkin akan kembali terjadi. Liverpool yang berstatus sebagai juara bertahan tentu masih menjadi salah satu unggulan utama musim ini. Sementara City diyakini akan menjadikan gelar Liga Champions sebagai target utama musim ini setelah mereka tertinggal jauh dari Liverpool di ajang Premier League.

Apalagi gelar Liga Champions memang sangat didambakan oleh City sampai saat ini. Sejak City diambil alih oleh Sheikh Mansour di tahun 2008 lalu, klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu memang belum pernah sekalipun memenangi gelar Liga Champions meski mereka terlihat cukup dominan di ajang domestik. Jadi bukan hal yang mengejutkan jika di partai final nanti akan melibatkan Liverpool dan Manchester City.

No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.