KEKHAWATIRAN DAN KECEMASAN YANG BERLEBIHAN AKIBAT VIRUS CORONA

Setelah mendengar berita telah menyebarnya virus corona di Indonesia dan telah di indetifikasi bahwa ada 2 orang yang sudah positif terkena virus tersebut, informasi ini tentunya sangat cepat beredar dan di kabarkan juga sudah ada 1 orang yang tewas. Namun sangat tidak di sangka bahwa warga Indonesia terlalu menunjukan sikap yang dikatakan sangat berlebihan terhadap virus ini. Saat mendengar berita bahwa Indonesia telah resmi terdampak virus corona masyarakat Indonesia bergegas membelanjakan kebutuhan pokok untuk kehidupan sehari-hari agar tidak keluar rumah lagi.

Dan telah di kabarkan bahwa di swalayan saat ini sudah menguras habis stok penyediaan kebutuhan sembako dan sudah sangat sulit di temukan lagi akibat di borong oleh masyarakat. Demikian halnya dengan masker yang digunakan sebagai pelindung utama juga sudah benar benar sangat sulit untuk ditemukan dan dari beberapa laporan yang di dapatkan juga bahwa penjualan harga masker meningkat sangat drastis tidak semurah dari harga biasanya. Di temukan di beberapa tempat harga masker bisa mencapai harga yang berkisaran ratusan ribuan perbungkus/perkotaknya di bandingkan dengan harga biasanya bisa di dapatkan dengan puluhan ribuan saja. Hal ini terjadi karena kebutuhan masker yang meningkat sangat cepat.

Rasa kepanikan tersebut sudah bebar-benar di lapisan masyarakat Indonesia dan sikat respon terhadap penyebaran virus corona di Indonesia secara berlebihan sudah sangat kelihatan. Terkadang kita terlalu membeo terhadap negeri seberang yang perlu kita ketahui bahwa negara Indonesia ini bukanlah Wuhan yang penduduknya benar-benar sudah di bekukan tetapi terkadang masyarakat terlalu cepat berimajinasi bagaimana kota Wuhan bertindak dalam menghadapi virus corona tersebut dan seakan-akan kita sebagai warga Indonesia mengikuti jejak mereka. Yang perlu di benamkan untuk pikiran warga Indonesia bukanlah kecemasan yang berlebihan tetapi harus berfikir bahwa Negara kita ini masih normal dengan kondisi yang sudah aman terkendali.

Negara Indonesia bukanlah sumber dari penyebaran virus tersebut dan bukan juga induk dari virus, negara kita bisa di sebut sebagai hasil bibit kecil dari induk, sudah tahu bukan yang namanya bibit kecil tentunya masih terhitung sangat mudah untuk di musnahkan. Jadi janganlah terlalu menunjukan rasa takut yang berlebihan terhadap berita virus yang sudah tersebar di Indonesia ini karena rasa takut dan cemas inilah yang sebenarnya menjadi pemicu utama virus-virus tersebut semakin cepat berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *